Sabtu, 08 Februari 2014

Genre Text

Narrative

NARRATIVE
Dear all…
Diantara 12 jenis teks yang dipelajari di tingkat menengah atas, Teks Narrative adalah jenis teks yang paling sering dipelajari. Setiap semester kalian pasti mendapatkan pelajaran tentang teks yang satu ini.
Teks Narrative kita kenal juga sebagai teks naratif dalam bahasa Indonesia. Hanya saja dalam bahasa Inggris, teks Narrative memiliki lingkup yang lebih sempit. Seperti kita tahu yang namanya teks naratif yang ada dalam pelajaran bahasa Indonesia itu adalah teks tentang cerita, baik itu cerita tentang pengalaman seseorang, cerita lucu, dongeng, mitos, legenda, fable, dll. Namun dalam pelajaran bahasa Inggris contoh teks tersebut dibagi dalam Teks Narrative, Spoof, dan Recount. Misalnya saja kalau teks tentang pengalaman seseorang dalam pelajaran bahasa Inggris disebut Recount, teks cerita yang lucu disebut Spoof. Nah.. kalau Narrative adalah teks yang berupa dongeng, mitos, legenda, fable, dll.
Namanya juga narrative atau cerita, teks Narrative adalah teks yang menceritakan sebuah kisah yang sudah terjadi di masa lampau. Makanya kata kerja yang digunakan menggunakan bentuk Past Form. Misalnya:
Long time ago, there lived a woman near the river.
Finally, one of the frogs took heed to what the other frogs were saying and gave up.
Conclusion:
The social function of Narrative is to amuse or entertain the readers with actual or imaginary experience in different ways. Narrative always deals with some problems which lead to the climax and then turn into a solution to the problem.
There are three kinds of Generic Structure:
1. Orientation (who was involved, when and where was it happened)
2. Complication (a problem arises and followed by other problems)
3. Resolution (provide solution to the problem)
Language features:
1. Use of noun phrases (a beautiful princess, a huge temple)
2. Use of adverbial phrases of time and place (In the garden, two days ago)
3. Use of simple past tense (He walked away from the village)
4. Use of action verbs (walked, slept)
5. Use of adjectives phrases (long black hair)

News Item

NEWS ITEM text adalah jenis teks yang menceritakan mengenai suatu kejadian. Teks listening news item banyak kita temui di radio dalam acara berita tentunya dan juga untuk teks reading news item kita bisa membacanya di koran. Selain itu jika kita sering menonton program berita di televisi, artinya kita juga sedang menonton teks news item.
News yang artinya berita, jenis teks ini memang bertujuan untuk memberikan informasi baik kepada pendengar, pembaca maupun penonton. Adapun susunan dari jenis teks ini adalah:
1. Newsworthy event (inti berita)
2. Background event (latar belakang berita)
3. Sources (sumber informasi)
Genre: News Item
Social function: To inform readers or listeners about events of the day which are considered newsworthy or important.
Generic structure:
1. News worthy event ( tells the event in a summary form)
2. Background events ( elaborate what happened, tell what caused the incident)
3. Sources ( comments by participants, witnesses, authorities and experts involved in the event)
Language features:
 Information on the use of head lines.
 Use of action verbs( hit, attack)
 Use of saying verbs( said, added, claimed)
 Use of passive sentences ( Aceh was hit by Tsunami in 2004)
 Use of adverbs in passive sentences (The victims were badly injured)

Recount Text…

Dear students…
Have you ever been to Bali? How did you go there? How long did you stay there? What did you do there? Explain clearly.
Well, to tell your experience is the purpose of recount. Jadi, kalau kalian ingin menceritakan pengalaman kalian kalian bisa menggunakan teks recount. Recount adalah jenis teks yang menceritakan pengalaman seseorang, selain itu juga teks yang menceritakan biografi seseorang secara detail.
Dalam recount ada tiga bagian penting. Yang pertama adalah Orientation, yaitu pendahuluan yang berupa pengenalan tokoh. Biasanya berupa who, when, and where (siapa, kapan, dan kapan suatu peristiwa terjadi. Yang kedua adalah event, yaitu kejadian atau peristiwa yang terjadi secara berurutan. Dan yang terkahir adalah Re-orientation, yaitu menjelaskan kesimpulan dari pengalaman yang diceritakan, apakah pengalaman tersebut menyedihkan, membahagiakan, atau mungkin menakutkan.

12 Genres

12 GENRES:
1. Procedure
2. Recount
3. Narrative
4. Description
5. News Item
6. Report
7. Analytical Exposition
8. Spoof
9. Hortatory Exposition
10. Explanation
11. Discussion
12. Review
PROCEDURE
Social function: To help us do a task or make something. They can be a set of instructions or directions.
Text organization:
1. Goals ( the final purpose of doing the instruction)
2. Materials ( ingredients, utensils, equipment to do the instructions)
3. Steps ( a set of instruction to achieve the final purpose)
Language features :
 Use of imperative ( Cut…….., Don’t mix……..)
 Use of action verbs (turn, put)
 Use of connectives(first, then, finally)
DESCRIPTION
Social Function: To describe a particular person, place or thing.
Generic Structure:
1.Identification (identify phenomenon to be described)
2. Description (describe parts, qualities, characteristics)
Language features:
 Focus on specific participants
 Use of attributive and identifying processes
 Frequent use classifiers in nominal groups.
 Use of the Simple Present Tense
REPORT
Social function: To describe the way things are (for example: a man -made thing, animals, plants). The things must be a representative of their class.
Text organization:
1. General classification (introduces the topic of the report/tells what phenomenon under discussion is.)
2. Description (tell the details of topic such as physical appearance, parts, qualities, habits/behaviour).
Language features:
 Use of general nouns ( Whales, Kangaroo, Computer)
 Use of present tense(Komodo dragons usually weigh more than 160 kg)
 Use of behavioural verbs (Snakes often sunbathe in the sun)
 Use of technical terms ( Water contains oxygen and hydrogen)
 Use of relating verbs (is, are, has)
DISCUSSION
Social function: To present information and opinions about more than one side of an issue (“for” points “against” points)
Generic structure:
1. Opening statement presenting the issue
2. Arguments or evidence for different points of view ( pros and cons)
3. Concluding recommendation.
Language features:
 Use of general nouns: alcohol, abortion, smoking, etc.
 Use of relating verbs: is, are, etc.
 Use of thinking verbs: think, feel, hope believe, etc.
 Use of additive connectives: addition, furthermore, besides, etc.
 Use of contrastive connectives: although, even, if, nevertheless, etc.
 Use of causal connectives: because, because of, etc.
 Use of modal auxiliary: must, should, etc.
 Use of adverbial manner: hopefully.

Review Text…

My dearest students…
Salah satu teks yang mudah dibedakan dibandingkan teks lainnya adalah teks review. Dalam bahasa Indonesia kalian pasti pernah denger atau baca resensi buku, film, atau kaset. Nah, dalam bahasa Inggris kalian akan mempelajari juga resensi tersebut, cuma.. namanya diganti jadi review. Mudah kan? Yup.. review teks adalah teks yang membahas mengenai resensi baik buku, film, kaset, dan sebagainya.
Genre: Review
Social function: To criticize an art work or event for a public audience.
Generic structure:
1. Orientation ( background information on the text)
2. Evaluation ( concluding statement : judgment, opinion, or recommendation. It can consist of more than one.
3. Interpretative Recount ( summary of an art works including characters and plot).
4. Evaluative summation: the last opinion consisting the appraisal or the punch line of the art works being criticized.

Explanation Text

Dear students…
Masih ingat teks procedure kan? Itu loh, teks yang membahas tentang resep masakan, tata cara pengoperasian suatu benda, atau aturan permainan. Trus.. apa ada hubungan antara teks procedure dengan teks explanation. Jawabnya pasti ada. Persamaannya yaitu keduanya membahas tentang cara-cara membuat sesuatu. Trus… Apa dong bedanya? Perbedaannya teks procedure lebih simple. Namun teks explanation lebih ilmiah.
Genre: Explanation
Social function: To explain the process involved in the formation or working of natural or socio cultural phenomena.
Generic structure:
1. A general statement to position the reader
2. A sequenced explanation of why or how something occurs.
3. Closing

PROCEDURE

Dear students…
Salah satu teks yang dipelajari di kelas X semester 1 adalah procedure. Kalian pasti punya barang-barang elektronik kan? Jika kalian amati, kalau kalian membeli handphone, pasti ada buku panduannya kan? Di dalam buku panduan tersebut berisi instruksi atau tata cara pengoperasian, contohnya: instruksi bagaimana mengirimkan pesan, megambil gambar, dan lain-lain. Kalian juga pernah membaca buku resep masakan kan? Nah, di dalam resep masakan ada petunjuk bagaimana cara memasak sesuatu. Contoh lainnya, dalam melakukan suatu permainan, pasti ada petunjuknya. Sekarang kalian sudah mengerti betapa seringnya kita menggunakan teks procedure dlam kegiatan sehari-hari. Oleh karena itu, kalian harus menguasai teks ini.
Social Function : Help us do a task or make something. They can be a set of instruction or directions.
Text Organization:
1. Goal (The final purpose of doing the instructions)
2. Materials (Ingredients, utensils, equipments to do the instructions)
3. Steps (A set of instruction to achieve the final purpose)

Hortatory Exposition

Dear student…
Pada semester sebelumnya kalian pasti sudah mengenal jenis teks analytical expostion, di semester ini kalian akan mempelajari jenis teks exposition yang lainnya, yaitu hortatory exposition. Teks hortatory exposition berisi tentang teks yang mengemukakan alasan-alasan dengan tujuan untuk membujuk pendengar atau pembaca agar mau mengikuti apa yang dikemukakan penulis. Dalam pelajaran bahasa Indonesia kita tentu sudah mengenal teks persuasi, yang sama isinya dengan teks hortatory.
Teks hortatory di awali dengan Thesis, yaitu menuliskan opini penulis tentang suatu masalah. Kemudian dilanjutkan dengan argumen, yaitu alasan-alasan yang mendukung pendapat penulis. Terakhir, menuliskan saran atau nasihat.

Analytical VS Hortatory Exposition

Dear students…..
Bingung cara membedakan teks analytical exposition dan hortatory exposition? Don’t worry it’s so easy. Study the followings ya…
Sebelum kita mengetahui perbedaan teks analytical dan hortatory, mari kita mengenal persamaan dari kedua teks ini. Teks exposition dibagi menjadi dua bagian yaitu analytical exposition dan hortatory exposition. Exposition adalah jenis teks yang berisi tentang argumen-argumen tentang suatu topik. Dalam menulis teks ini, penulis perlu mencari sumber informasi agar argumen yang dikemukakan cukup kuat untuk mempengaruhi pembaca atau pendengar.
Dalam kehidupan sehari-hari kita bisa menemukan teks exposition dalam diskusi, pidato, iklan, surat, dsb. Contohnya, ada seorang teman yang merokok, kita bisa saja memberikan pendapat kita bahwa merokok itu tidak baik. So the thesis is “Smoking is not good for your health”. Kemudian kita akan memberikan alasan-alasan mengapa merokok itu tidak baik, so we tell the arguments that support our thesis. The social function of exposition is to persuade the reader or listener.
So the difference is…..
Study the text organization of analytical exposition below.
Ada 3 tahapan dalam teks analytical, yaitu:
  1. Thesis, berisi tentang suatu pernyataan tentang permasalahan tertentu. Biasanya diawali dengan kalimat I personally think, In my opinion, I believe, dll.
  2. Arguments, berisi tentang alasan-alasan untuk medukung Thesis yang dikemukakan. Diawali dengan kata, atau f rase First, Second, Furthermore, In addition, The last, dll.
  3. Reiteration, berisi tentang simpulan dari Thesis, dan Arguments yang dikemukakan. Kata-kata yang digunakan biasanya In my conclusion, Based on the arguments above, dll
Perbedaan Analytical Exposition dan Hortatory Exposition terletak di paragraf terakhir. Dalam penulisan Hortatory juga ada 3 bagian, yaitu:
  1. Thesis, berisi tentang suatu pernyataan tentang permasalahan tertentu. Biasanya diawali dengan kalimat I personally think, In my opinion, I believe, dll.
  2. Arguments, berisi tentang alasan-alasan untuk medukung Thesis yang dikemukakan. Diawali dengan kata, atau f rase First, Second, Furthermore, In addition, The last, dll.
  3. Recommendation, berisi tentang saran dari penulis atas Thesis dan Arguments yang dikemukakan. Biasanya ada kata-kata should, should not, ought to, ought not to, dll

Spoof…

Dear student…
Teks bergenre spoof berisi tentang cerita lucu.  Dalam kehidupan sehari-hari, you or your friends pasti suka mendengar cerita lucu, dalam bahasa Indonesia kita mengenal anekdot.  Biasanya kita menemukan teks spoof di koran, atau dari cerita teman sendiri.  Banyak siswa yang menyamakan cerita lucu dengan aktivitas yang bisa membuat orang tertawa seperti terpeleset di depan umum, salah kostum, dsb.  Menurut saya aktivitas yang saya sebutkan terakhir adalah aktivitas yang memalukan bukan lucu.  Lucu bukan berarti memalukan.  Dalam membuat teks spoof, kalian harus bisa bermain kata-kata sehingga bisa menghasilkan suatu cerita lucu.  I think spoof bisa diartikan sebagai suatu cerita yang unpredictable, dimana kejadian lucu itu sendiri disajikan hanya di akhir cerita.  Beda tentu jika kita menonton film lawak yang dari awal sampai akhir menyajikan peristiwa yang lucu. Spoof di awali dengan ORIENTATION, yaitu pengenalan tokoh, tempat, dan waktu.  Kemudian dilanjutkan dengan EVENT, yaitu urutan kejadian secara detail.  Lalu di akhiri dengan TWIST, yaitu bagian terlucu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar